62851-7979-1926
info@ponpesdiponegoro.com
🔍 Pencarian Cepat

Cari Berita & Artikel

Temukan informasi terbaru seputar pondok pesantren, santri, kegiatan, artikel, dan pengumuman resmi.

Menilik Profil KH M Hasyim Asy’ari Sang Pendiri Nahdlatul Ulama
Menilik Profil KH M Hasyim Asy’ari Sang Pendiri Nahdlatul Ulama
Tue, 21 January 2025 11:23
KH-M-Hasyim-Asyari

Tanggal 14 Februari merupakan hari lahir Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari. Tepatnya ia lahir pada 14 Februari 1871 M yang bertepatan dengan Selasa Kliwon, 24 Dzulqa’dah 1287 H di Kabupaten Jombang.

Mbah Hasyim, demikian biasa diucapkan Nahdliyin, wafat di Jombang dalam usia 76 tahun. Yakni, pada 21 Juli 1947 M atau 3 Ramadhan 1366 H. Sosok muassis (pendiri) NU ini dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, dan diziarahi ribuan orang setiap harinya.

Diketahui, Mbah Hasyim merupakan kakek dari Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia juga besan dari seorang muassis NU lainnya, yaitu KH Bisri Syansuri di kompleks Pondok Pesantren Denanyar, Jombang.

Tidak diragukan lagi, peran Mbah Hasyim penting sekali bagi perkembangan Islam di Nusantara. Ayahanda Menteri Agama fenomenal, KH A Wahid Hasyim, ini mendirikan Pesantren Tebuireng pada 1899 M. Hampir sebagian besar pesantren di Jawa dan Sumatera lahir dari rahim Pesantren Tebuireng. Para kiainya juga pernah menjadi santri Mbah Hasyim.

Selain itu, Hadratussyekh  KH M Hasyim Asy’ari juga berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia mengajak para santrinya untuk berjuang melawan penjajah. Menurut Mbah Hasyim, berjuang melawan penjajah hukumnya fardlu ‘ain, wajib bagi setiap kaum Muslimin Indonesia.

Sebagaimana diriwayatkan dalam film nasional berjudul Sang Kiai, pada 22 Oktober 1945, Mbah Hasyim mengeluarkan fatwa jihad. Isinya, hukum membela negara dan melawan penjajah adalah fardlu ‘ain alias wajib bagi setiap mukallaf (orang dewasa) yang berada dalam radius 88 kilometer.

Jadi, pahala perang melawan penjajah setara dengan jihad fi sabilillah. Oleh karena itu, orang Islam yang gugur dalam peperangan itu dihukumi mati syahid.

Fatwa jihad ini kemudian dikenal dengan istilah Resolusi Jihad. Perjuangan Mbah Hasyim dalam membela Tanah Air menginspirasi lahirnya film Sang Kiai, sebuah film perjuangan yang diproduksi Rapi Films pada tahun 2013.

Karena demikian banyaknya peran dan kontribusi Mbah Hasyim dalam kehidupan berbangsa dan negara, akhirnya pun pemerintah Indonesia menahbiskan Mbah Hasyim sebagai salah satu pahlawan nasional. (rdp)

Keislaman, NU, Pesantren

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Jaga Istiqamah dan Mutu Pengajaran, Madin Ponpes Pangeran Diponegoro Gelar Evaluasi KBM Pekanan
Mempertahankan kualitas pendidikan dan konsistensi (istiqamah) para pengajar men...
Sat, 25 July 2026 | 6:07
MA Diponegoro Perkuat Branding dan Sinergi, Siap Hadapi Tantangan Pendidikan Masa Depan
Suasana sejuk lereng Gunung Merapi di Kopi Luwak Merapi, Turi, Sleman, menjadi s...
Tue, 7 July 2026 | 9:28
Jadi Tuan Rumah Konfercab XV PCNU Sleman, Kompleks PP Pangeran Diponegoro Sembego Mulai Bersiap
Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro Sembego, Maguwoharjo, Depok, Sleman, resmi ...
Fri, 3 July 2026 | 7:59
Menepis Manja, Memeluk Mandiri: Saat "Generasi Gadget" Mulai Mengeja Kitab di Ponpes Pangeran Diponegoro
Suara riuh rendah memenuhi aula pendaftaran Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro...
Sat, 27 June 2026 | 9:53