62851-7979-1926
info@ponpesdiponegoro.com
🔍 Pencarian Cepat

Cari Berita & Artikel

Temukan informasi terbaru seputar pondok pesantren, santri, kegiatan, artikel, dan pengumuman resmi.

6 Lafal Niat Puasa Ramadan, Nomor 4 Paling Mudah
6 Lafal Niat Puasa Ramadan, Nomor 4 Paling Mudah
Tue, 25 February 2025 9:35
ilustrasi-puasa_169

Salah satu yang membedakan ibadah satu dengan lainnya adalah niat. Hal ini menjadi sesuatu yang penting karena termasuk dalam rukun setiap ibadah. Dalam menjalankan Puasa Ramadhan, umat Islam dimulai dengan membaca niat pada malam hari, sejak terbenamnya matahari sampai terbitnya fajar.

Adapun lafal niat puasa Ramadhan ada beberapa versi yang bisa dipilih. Ada enam lafal niat yang bisa dibaca.

1. نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Lafal niat di atas dikutip dari Kitab Minhajut Thalibin dan Perukunan Melayu. Kata “Ramadhana” merupakan mudhaf ilaihi sehingga dibaca khafadh dengan tanda baca akhirnya berupa fathah, sedangkan kata “sanati” diakhiri dengan tanda baca kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr dengan alasan lil mujawarah.

2. نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanata lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Lafal niat di atas termaktub dalam Kitab Asnal Mathalib. Kata “Ramadhana” pada niat di atas menjadi mudhaf ilaihi sehingga dibaca khafadh dengan tanda fathah, sedangkan kata “sanata” diakhiri dengan fathah sebagai tanda nashab atas kezharafannya.

3. نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāni hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Lafal niat di atas dikutip dari Kitab Hasyiyatul Jamal dan Kitab Irsyadul Anam. Kata “Ramadhani” dianggap sebagai mudhaf ilaihi yang juga menjadi mudhaf sehingga diakhiri dengan kasrah yang menjadi tanda khafadh atau tanda jarr-nya. Sementara kata “sanati” diakhiri dengan kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr atas musyar ilaih kata “hādzihi” yang menjadi mudhaf ilaihi dari “Ramadhani”.

4. نَوَيْتُ صَوْمَ رَمَضَانَ

Nawaitu shauma Ramadhāna

Artinya, “Aku berniat puasa bulan Ramadhan.”

5. نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ/عَنْ رَمَضَانَ

Nawaitu shauma ghadin min/’an Ramadhāna

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari pada bulan Ramadhan.”

Lafal niat 4 dan 5 diambil dari dari Kitab I’anatut Thalibin.

6. نَوَيْتُ صَوْمَ الْغَدِ مِنْ هَذِهِ السَّنَةِ عَنْ فَرْضِ رَمَضَانَ

Nawaitu shaumal ghadi min hādzihis sanati ‘an fardhi Ramadhāna

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari pada tahun ini perihal kewajiban Ramadhan.”

Redaksi niat nomor 6 ini dikutip dari Kitab Asnal Mathalib.

Keislaman, NU, Pesantren

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Jaga Istiqamah dan Mutu Pengajaran, Madin Ponpes Pangeran Diponegoro Gelar Evaluasi KBM Pekanan
Mempertahankan kualitas pendidikan dan konsistensi (istiqamah) para pengajar men...
Sat, 25 July 2026 | 6:07
MA Diponegoro Perkuat Branding dan Sinergi, Siap Hadapi Tantangan Pendidikan Masa Depan
Suasana sejuk lereng Gunung Merapi di Kopi Luwak Merapi, Turi, Sleman, menjadi s...
Tue, 7 July 2026 | 9:28
Jadi Tuan Rumah Konfercab XV PCNU Sleman, Kompleks PP Pangeran Diponegoro Sembego Mulai Bersiap
Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro Sembego, Maguwoharjo, Depok, Sleman, resmi ...
Fri, 3 July 2026 | 7:59
Menepis Manja, Memeluk Mandiri: Saat "Generasi Gadget" Mulai Mengeja Kitab di Ponpes Pangeran Diponegoro
Suara riuh rendah memenuhi aula pendaftaran Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro...
Sat, 27 June 2026 | 9:53